Pernah baca artikel Summarecon Bekasi tentang Child grooming sebelumnya kan? Nah, buat kalian yang belum tahu apa itu Child Grooming, singkatnya adalah proses manipulasi yang dilakukan orang dewasa untuk membangun kedekatan emosional dengan anak atau remaja, dengan tujuan eksploitasi. Proses ini sering berlangsung perlahan, halus, dan tanpa disadari korban maupun orang terdekat. Pelaku biasanya tampil ramah, perhatian, bahkan seolah menjadi sosok yang melindungi. Pendekatan ini bisa terjadi secara offline maupun online melalui media sosial, game, atau lingkungan sekitar.
![]()
Beberapa tanda yang perlu diwaspadai:
![]()
Belakangan ini, isu child grooming kembali jadi sorotan setelah salah satu selebriti Tanah Air membagikan pengalaman masa lalunya saat masih remaja. Ia mengungkap bahwa dirinya terjebak dalam relasi yang tidak setara dengan orang dewasa, dibungkus oleh perhatian, kedekatan, dan manipulasi emosional.
Pengalaman tersebut baru benar-benar ia pahami setelah dewasa bahwa apa yang dialaminya bukan hubungan yang wajar, melainkan bentuk grooming yang meninggalkan dampak psikologis jangka panjang.
Kisah ini membuka mata banyak orang bahwa:
-Grooming bisa terjadi pada siapa saja
-Korban sering baru menyadarinya setelah bertahun-tahun
-Lingkungan sekitar kerap luput mengenali tanda-tanda awal
![]()
Kasus ini menjadi pengingat bahwa child grooming bukan isu yang jauh atau jarang terjadi. Komunikasi terbuka dengan anak, rasa aman di rumah, serta kepekaan terhadap perubahan perilaku adalah kunci utama pencegahan.
Jika muncul kecurigaan, jangan ragu untuk:
-Mendengarkan anak tanpa menghakimi
-Mencari bantuan profesional
-Melaporkan kepada pihak terkait bila diperlukan
Karena melindungi anak hari ini, berarti menjaga masa depan mereka!
Buat yang penasaran dengan kawasan kami, yuk follow instagram @summareconbekasi . Dapatkan momen #HidupLebihNyaman lainnya dan bergabung ke dalam keluarga besar Summarecon Bekasi!